Mengapa orang Katolik menyembah Maria, sederajad dengan Tuhan Yesus?

Romo Terkasih,

Mengapa orang Katolik menyembah Maria, sederajad dengan Tuhan Yesus?

dari Bpk Dirgono, Surabaya.

Sebab pengantara kita pada Allah Bapa hanya Yesus saja
(1 Tim 2:5)


Pak Dirgono yang baik.

(1) Orang Katolik tidak menyembah Maria, tapi menghormatinya. Namun orang lain meremehkan Maria.

(2) Maria bukan Tuhan-Ibu yang melahirkan Tuhan-Anak. Dia itu manusia biasa. Maria pun bukan pengantara segala rahmat. Sebab pengantara kita pada Allah Bapa hanya Yesus saja (1 Tim 2:5). Hanya Yesus penyebabnya: surga menyatu dengan dunia, Allah dengan manusia, dan rahmat melimpah kepada pendosa (Rom 5:20).

(3) Persatuan surga-dunia dan Allah-manusia itu bukan demi kemuliaan Yesus sendiri (sebab Dia itu Allah mahamulia), tapi demi manusia, demi suksesnya tujuan pencip-taan manusia (menjadi Kekasih Allah, Citra Allah dan Keluarga Allah). Caranya, Dia mencurahkan kembali Roh Kudus kepada tiap orang tanpa kecuali (Yehez 37:1dst).

(4) Orang meremehkan Maria, karena pikiran mereka sangat sederhana: Maria itu manusia; manusia itu daging; daging itu penuh hawa-nafsu; dan hawa-nafsu itu sumber dosa. Jadi, Maria pasti berdosa. Jadi, jangan dihormati. Tapi mereka lupa. Tiap orang juga punya Roh Kudus. Barangsiapa mau memanfaatkan Roh Kudus dan kerja-sama dengan-Nya, dia jadi kuat dan bisa mengendalikan hawa-nafsu. Hawa-nafsu kalau tidak dikendalikan, bisa membawa ke neraka, tapi kalau bisa dikendalikan (oleh Roh Kudus) akan membawa ke surga (Yak 3:3-4). Mulai dengan Yesus. Dia mau memanfaatkan dan kerjasama dengan Roh Kudus, maka Dia mampu menderita sampai di Golgota. Selanjut-nya Maria. Lalu para martir dan santo-santa. Akhirnya semua umat Allah mau memanfaatkan dan kerja-sama dengan Roh Kudus, maka mereka jadi kuat dan tetap setia pada Yesus dan keluarganya hingga sekarang walau kehidupan ini berat sekali.

(5) Orang juga mengabaikan dua peristiwa penting: di Kana (Yoh 2) ketika Yesus mau menuruti permintaan ibunda-Nya, walaupun waktu-Nya belum tiba. Dan di salib (Yoh 19:26-27) ketika Yesus menyerahkan murid-Nya kepada ibunda-Nya; dan ibunda-Nya kepada murid-Nya. Maka murid Yesus yang sejati tak akan pernah lupa ”menerima” Maria di rumahnya dan dalam hatinya; dan tak akan pernah lupa mohon kepada Yesus melalui Maria.

(6) Oleh penebusan Tuhan Yesus, tidak hanya alam-semesta dan manusia dipulihkan tapi juga keluarga Allah dipulihkan. Mereka saling cinta (jaringan cinta mereka tak terputus oleh maut) mereka saling memelihara-menjaga-mendoakan. Kalau yang satu diangkat ke surga maka dia mohon pada Allah agar saudaranya yang masih di bumi pun kelak juga diangkat ke surga. Kita berdoa ”Santa Maria, Bunda Allah, doakan-lah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati.”.               

RD  B. JUSTISIANTO.